JAMBI SMART – Di tengah derasnya arus musik digital Indonesia, nama ARSY SEVENNINE mulai mencuri perhatian publik. Band lokal asal Jambi yang lahir dari semangat kreativitas anak daerah ini berhasil menghadirkan karya-karya musik yang viral di berbagai media sosial Indonesia.
Didirikan oleh Rizkan Al Mubarrok bersama Sugeng Heriyanto, ARSY SEVENNINE menjadi representasi semangat musisi independen dari Tanah Pilih Pusako Betuah yang terus berkarya dan menembus batas daerah menuju panggung nasional.
Dengan karakter musik yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan lirik yang mudah diterima generasi muda, sejumlah lagu mereka mulai dikenal luas dan banyak digunakan dalam konten media sosial, mulai dari TikTok hingga platform video pendek lainnya.
Namun perjalanan ARSY SEVENNINE tidak hanya berhenti di dunia musik. Kedua pendirinya juga dikenal sebagai jurnalis idealis yang cukup dikenal di Jambi dan wilayah Sumatera.
Di tengah aktivitas jurnalistik yang aktif mengangkat isu sosial, budaya, hingga suara masyarakat, mereka tetap menjaga semangat berkarya di industri musik independen. Perpaduan antara idealisme jurnalisme dan kreativitas seni itulah yang membuat ARSY SEVENNINE memiliki identitas berbeda dibanding banyak band lokal lainnya.
Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa musisi daerah mampu bersaing dan mendapat tempat di tengah industri kreatif nasional, tanpa harus meninggalkan identitas budaya serta akar daerahnya sendiri.
Dari Kota Jambi, ARSY SEVENNINE terus menyalakan semangat berkarya, membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas, sekaligus membuktikan bahwa kreativitas anak daerah mampu mewarnai langit musik Indonesia.
