JAMBI SMART – Melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Korwil Nabire melaksanakan penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (4/5/2026).
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satgas PKH Halilintar, Edwin Apria Chandra, dengan sasaran penertiban di Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan perlindungan kawasan hutan dari aktivitas pertambangan ilegal.
Dalam pelaksanaan operasi, Satgas menghadapi medan berat di kawasan hutan yang disebut telah mengalami kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal. Meski demikian, personel Satgas tetap melaksanakan penertiban secara tegas dan terukur hingga berhasil menguasai kembali kawasan hutan seluas lebih dari 200 hektar.
Selain melakukan penertiban area tambang ilegal, Satgas juga mengamankan 10 unit alat berat yang terdiri dari enam unit excavator dan empat unit loader yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan ilegal.
Petugas turut mengamankan sejumlah operator alat berat dan pengawas tambang yang berada di lokasi untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selanjutnya, alat berat tersebut diamankan dan operasionalnya dibekukan.
Satgas juga memasang plang tanda penguasaan di sejumlah titik lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat maupun para penambang.
Dalam operasi tersebut, Satgas PKH mendapat dukungan dari jajaran dan .
TNI menegaskan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi kelestarian sumber daya alam di seluruh wilayah NKRI.
