JAMBI SMART – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara kembali menunjukkan kesiapan tempurnya dalam menjaga kedaulatan udara nasional dengan mengerahkan berbagai Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) dalam Satuan Tugas Udara (Satgasud) yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) TNI di wilayah utara Indonesia.
Kesiapan unsur udara tersebut ditinjau langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) M. Tonny Harjono di Base Ops Barat Lanud Sam Ratulangi, Manado, Rabu (6/5/2026).
Dalam operasi tersebut, TNI AU mengerahkan berbagai kekuatan strategis mulai dari unsur tempur, unsur helikopter, hingga unsur angkut guna memastikan kesiapan operasi dan dukungan pertahanan di kawasan strategis Indonesia bagian utara.
Salah satu kekuatan utama yang dikerahkan adalah lima unit pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14. Kehadiran jet tempur tersebut menjadi simbol kesiapan TNI AU dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas kawasan.
Pengerahan Alpalhankam ini merupakan bagian dari langkah strategis TNI AU dalam memperkuat kesiapsiagaan operasional TNI sekaligus mendukung terwujudnya keamanan dan stabilitas regional di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.
Kasau menegaskan bahwa kesiapan personel dan alutsista menjadi faktor penting dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia, khususnya di wilayah utara yang memiliki posisi strategis dalam jalur pertahanan nasional.
Selain memperlihatkan kekuatan udara Indonesia, kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapan interoperabilitas antarsatuan dalam mendukung operasi gabungan TNI secara terpadu dan efektif.
Dengan penguatan unsur tempur, angkut, dan helikopter dalam Satgasud Kogasgab TNI, TNI AU menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga keamanan nasional serta memastikan stabilitas kawasan tetap terpelihara.
