JAMBI SMART – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, melakukan ziarah ke Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri di Yogyakarta sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu dan pemimpin besar dalam sejarah Mataram Islam di Tanah Jawa.
Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri merupakan tempat peristirahatan terakhir Sultan Agung Hanyokrokusumo serta para raja penerus dari Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta beserta keluarga besarnya.
Kompleks bersejarah tersebut selama berabad-abad menjadi simbol kebesaran peradaban Jawa, spiritualitas, dan kepemimpinan Nusantara.
Dalam suasana penuh khidmat, kunjungan ziarah itu tidak hanya menjadi penghormatan terhadap leluhur bangsa, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga nilai perjuangan, persatuan, dan pengabdian kepada rakyat.
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dari almarhumah Ani Yudhoyono, keluarga mereka memiliki garis keturunan yang tersambung kepada Hamengkubuwono I. Sementara dari garis keluarga Presiden SBY, terdapat hubungan keturunan dengan Hamengkubuwono III.
Momen kebersamaan Prabowo dan SBY di Imogiri menjadi gambaran kuat tentang kesinambungan sejarah, kepemimpinan, dan penghormatan terhadap akar budaya bangsa. Di tengah dinamika zaman modern, nilai-nilai luhur peninggalan para pendahulu dinilai tetap relevan sebagai fondasi moral dalam membangun Indonesia.
Ziarah tersebut juga membawa pesan mendalam bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Doa dipanjatkan untuk para raja, pemimpin, dan pendahulu bangsa yang telah berjasa bagi Nusantara agar amal jariyah mereka senantiasa menjadi cahaya yang menerangi dan melapangkan alam kuburnya.
