JAMBI – Sekretaris Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Provinsi Jambi, Widya Sari, SH, menyampaikan kritik sekaligus masukan kepada Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Maulana terkait arah dan prioritas pembangunan daerah yang dinilai harus lebih berpihak kepada kebutuhan mendasar masyarakat.
Widya menilai pemerintah daerah seharusnya lebih memfokuskan perhatian pada perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari sebelum menerapkan kebijakan yang berpotensi menambah beban warga, seperti penarikan iuran sampah bagi masyarakat yang sebelumnya tidak dikenakan biaya.
Menurutnya, kondisi sejumlah ruas jalan di Kota Jambi maupun wilayah Provinsi Jambi hingga saat ini masih membutuhkan perhatian serius. Kerusakan jalan yang terjadi di berbagai titik dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, kerusakan kendaraan, ban bocor, hingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Pemerintah harus melihat mana yang menjadi kebutuhan paling mendesak masyarakat. Infrastruktur jalan merupakan fasilitas utama yang digunakan warga setiap hari. Jangan sampai masyarakat dibebani dengan kewajiban baru, sementara persoalan mendasar seperti jalan rusak masih belum terselesaikan,” ujar Widya Sari, SH.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kota tidak boleh hanya berorientasi pada aspek estetika atau mempercantik wajah daerah semata. Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus diukur dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Widya menjelaskan bahwa jalan yang baik memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, mobilitas warga, keselamatan pengguna jalan, serta kelancaran aktivitas masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Karena itu, ia berharap Wali Kota Jambi Maulana menjadikan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu program prioritas utama pemerintah daerah. Selain itu, pemerintah juga didorong untuk melakukan pemetaan terhadap ruas jalan yang rusak dan mempercepat proses perbaikan secara merata, baik di kawasan perkotaan maupun wilayah yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.
“Keindahan kota memang penting, tetapi jangan sampai pembangunan hanya mengejar tampilan. Yang paling dirasakan masyarakat setiap hari adalah jalan yang mereka lalui. Infrastruktur yang baik adalah bentuk pelayanan nyata pemerintah kepada rakyat,” katanya.
Widya juga mengingatkan agar setiap kebijakan pemerintah daerah mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, setiap program yang dijalankan harus memiliki manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
“Pemerintah Kota Jambi harus benar-benar hadir untuk menjawab kebutuhan warga. Prioritaskan hal yang paling utama, seperti jalan, fasilitas publik, dan pelayanan dasar masyarakat,” pungkas Widya.
